Jejak Karya-KU dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)

Mengikuti kegiatan kompetisi karya ilmiah mahasiswa tingkat nasional merupakan salahsatu momen berharga dalam hidupku. Mengingat dalam kompetisi itu, bagaimana kita dapat belajar membuat  ide inovasi baik itu dalam bentuk teknologi, produk penelitian, ide pengabdian masyarakat, produk usaha, maupun ide lainnya. Lain halnya itu, didalam mengikuti kompetisi kita juga akan diajarkan bagaimana kita harus bisa merangkai tulisan, mengedit tulisan, belajar desain, belajar manajemen waktu, koordinasi tim, dan masih banyak lainnya. Kesemuanya itu tidak akan didapatkan secara instan dan semuanya butuh proses yang harus dilaluinya terlebih dahulu. Sehingga, pastilah ada perbedaan dalam kemampuan membuat sebuah ide bagi orang yang baru memulai melakukan percobaan maupun orang yang sudah pernah melakukan percobaan itu.

Berbicara mengenai jenis kompetisi karya ilmiah mahasiswa di Indonesia itu sangatlah banyak sekali dan pastinya ada perbedaan teknis masing-masing pelaksanannya. Ada kompetisi karya ilmiah yang bentuknya tingkat lokaL, nasional maupun internasional, ada yang pelaksanannya hanya sekedar presentasi saja maupun ada yang ditambahkan dengan kegiatan kunjungan atau jalan-jalan, dan ada juga yang perlombaannya diselingi dengan acara-acara tertentu seperti halnya acara seminar. Bagi saya pribadi, akan teramat disayangkan untuk mahasiswa yang selama menjalani kuliahnya tidak pernah mengikikuti ajang-ajang kompetisi seperti itu. Pasalnya ketika kita dapat meraih juara pada kompetisi yang kita ikutkan, maka ada tambahan apresiasi uang dari pihak universitas. Begitupun dikampus saya yaitu UGM, dimana setiap mahasiswa dapat mengajukan insentif dana lomba baik itu tingkat lokal, nasional maupun internasional dengan nominal uang yang pastinya berbeda-beda tergantung dari masing-masing jenis lombanya.

Selama menjalani perkuliah di kampus tercinta Universitas Gadjah Mada, ada salah satu kompetisi yang sangat bergengsi bagi mahasiswa dan paling banyak peserta yang mengikuti kompetisi ini. Kompetisi itu bernama PKM atau kepanjangannya Program Kreatifitas Mahasiswa. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini diselenggarakan oleh Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia, dimana ajang ini merupakan perlombaan tahunan bagi institusi pendidikan tinggi di seluruh Indonesia. Selama mengikuti ajang ini, banyak mahasiswa yang sekalinya ikut dan tahun berikutnya pastilah akan ketagihan untuk mengikuti perlombaannya kembali. Terlebih lagi bagi mahasiswa yang proposal PKM pada tahun sebelumnya didanai akan memberikan rasa semangat untuk ikut lagi dan lagi. Begitupun saya pribadi, selama menjadi mahasiwa, kurang lebih ada 14 proposal PKM yang saya ajukan dan 5 proposal PKM lolos didanai. Bahkan 1 PKM berhasil lolos melaju ke Nasional.

Sedangkan untuk jenis kegiatan yang ditawarkan dalam PKM ada tujuh bidang. mencakup : PKM-Penelitian (PKMP-P), PKM-Kewirausahaan (PKM-K), PKM-Penerapan Teknologi (PKM-T), PKM-Pengabdian Masyarakat (PKM-M), PKM-Karsa Cipta (PKM-KC), PKM Artikel Ilmiah (PKM-AI), PKM Gagasan Tertulis (PKM-GT). Untuk PKM-P, PKM-K, PKM-T, PKM-M dan PKM-KC disebut sebagai PKM 5 bidang, sedangkan untuk PKM-AI dan PKM-GT disebut sebagai PKM-KT (Karya Tulis). Dari semua bidang yang berjumlah tujuh ini, hanya ada dua bidang yang belum pernah saya coba untuk membuat proposalnya yaitu PKM-KC (Karsa Cipta) dan PKM-T (Teknologi). Alasan belum sempat membuat proposal bidang itu, karena saya pribadi masih belum punya ide dan sekaligus belum ada teman yang mengajak bergabung pada bidang itu. Kemudian dari lima bidang yang pernah saya ajukan proposalnya, hanya ada tiga bidang yang membuahkan hasil baik dengan lolos PKM didanai yaitu PKM-Penelitian (PKMP-P), PKM-Kewirausahaan (PKM-K), dan PKM-Pengabdian Masyarakat (PKM-M),

Jumlah proposal PKM yang pernah saya buat dan saya ajukan pastikan berbeda-beda. Pasalnya dalam peraturan PKM sendiri terkait berapa jumlah proposal yang dapat kita ajukan itu tidak ada batasnya. Namun, ada hal yang perlu digaris bawahi adalah kita hanya bisa menjadi ketua di satu proposal dan otomatis pada proposal lainnya itu kita hanya sebagai anggota. Lain hanya itu, dalam satu tim PKM tidak boleh isinya satu fakultas dan satu angkatan yang sama. Dari peraturan seperti itulah, saya memutuskan untuk membuat proposal sesuai kemampuan dan kondisi kesibukan aktivitas kuliah pada saat itu. Pada awal kuliah, dimana saya masih menjadi mahasiswa baru pada tahun 2012 kebetulan saya belum berkesempatan mengikuti karena memang belum tahu dan belum ada rasa ingin ikut. Akan tetapi sempat kepo ketika ada salah satu teman organisasi yang lolos PKM didanai. Pada tahun 2013, sebenarnya saya masih bingung juga sih akan memulai membuat tim PKM. Akan tetapi, bersyukurnya saya diberi kesempatan untuk bergabung di PKM-nya teman saya di lintas fakultas. Hasilnya pada saat itu benar-benar menajubkan, satu PKM yang kami ajukan lolos PKM didanai dan berhasil melaju ke nasional untuk merebutkan juara.

Kemudian pada tahun 2014, kurang lebih ada tujuh proposal yang berhasil dibuat oleh saya dan teman-teman saya. Namun dari ketujuh proposal itu, hanya dua proposal yang dapat lolos PKM didanai. Berikutnya pada tahun 2015, ada empat proposal yang dibuat dan dua diantaranya lolos PKM didanai. Kemudian masa-masa terkahir menjadi mahasiswa pada tahun 2016, saya pun masih mempunyai semangat untuk mengajukan proposal PKM kembali. Dengan menggandeng mahasiswa baru dan berharap mereka-mereka yang baru bisa mempunyai pengalaman akan PKM ini. Momen-momen inilah yang sebenarnya ada banyak pilihan judul yang bisa dibuat, namun praktek dilapangan terkendala dengan koordinasi tim pada saat itu. Pada saat itu memang hampir sebagian besar yang menggerakan saya, sekali lagi kondisi pada saat itu saya punya kesibukan beberapa kegiatan hingga harus mengejar untuk bisa wisuda. Alhasil, hanya dua proposal PKM yang berhasil diajukan dan ternyata hasilnya tidak ada yang lolos PKM didanai. Namun begitu, tidak lolos PKM dimasa-masa terakhirku sebagai mahasiwa menjadikan ku memang harus fokus mengerjakan skripsi.

Terkait proposal yang pernah saya buat, diantaranya sebagai berikut :

  • Tahun 2012 (Tidak Mengikuti)

  • Tahun 2013
  • PKM-M. Judul Proposal : Madu Mawon (Mangunan Dusun Mangun Tawon): Pemberdayaan Lingkungan melalui Ternak Lebah dan Penanganan Produk Lebah secara Intensif untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Dusun Mangunan, Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. (Lolos PKM didanai 2014 dan Lolos PIMNAS 2014)
  • Tahun 2014
  • PKM-P. Judul Proposal : Kapsulasi Lactobacillus sp. Isolat Limbah Rumah Potong Hewan untuk Meningkatkan Produktivitas Ayam Pedaging Berbasis Sustainable Mixed Farming. (Lolos PKM didanai 2015)
  • PKM-P. Judul Proposal : “SerWi” : Potensi Serbuk Uwi Putih (Discorea esculenta) untuk Pengendali Diabetes Melitus.
  • PKM-P. Judul Proposal : Aplikasi UAF (Umpan Antifertilitas) untuk Pengendalian Tikus Sawah (Rattus argentiventer) berbasis Ekologi dan Animal Welfare.
  • PKM-K. Judul Proposal : SI KUIK : Sari dan Serbuk Uwi Unik dengan Berbagai Macam Uwi, Dikemas dengan Higienis sebagai penambah Nutrisi Tubuh. (Lolos PKM didanai 2015)
  • PKM-K. Judul Proposal : Nugget Kelinci JANKESMAS sebagai Inovasi Olahan Daging Kelinci yang Berkhasiat Menyembuhkan Penyakit Jantung, Kesuburan, dan Asma.
  • PKM-M. Judul Proposal : “DEPOK (Desa Pertanian Organik)”, Pengoptimalan Pengolahan Limbah Ternak Sebagai Alternatif untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Dusun Kulwaru Wetan, Desa Kulwaru, Kecamatan Wates, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta Menuju Desa Pertanian Organik.
  • PKM-M. Judul Proposal : “PAMAN CATUR” Pemberdayaan Warga Dusun Karongan, Jokotirto, Berbah, Sleman dengan Pemanfaatan Limbah Cangkang Telur Menjadi Bahan Pakan Sumber Mineral  Bagi Ternak Unggas Berbasis Square method Untuk Meningkatkan Kemandirian Peternak dari Impor Pakan.

  • Tahun 2015
  • PKM-P. Judul Proposal : Pengembangan Edible Film dari Kulit Kaki Ayam Sebagai Pembungkus Dodol “Langsung Kunyah”. (Lolos PKM didanai 2016).
  • PKM-K. Judul Proposal : SAKABUAN (Sari Kulit Buah Durian) Pengoptimalan Kulit Buah Durian (Durio ziberthinus Murr) menjadi Sari Buah yang Bernilai Jual dan Bermanfaat Bagi Kesehatan Tubuh.
  • PKM-K. Judul Proposal : ASEAN-Doll : Solusi Inovatif Media Sosialisasi ASEAN COMMUNITY di Indonesia. (Lolos PKM didanai 2016).
  • PKM-GT. Judul Proposal : CARE “Canna Rise” Diverikasi Ganyong Menjadi  Beras Sebagai Solusi Menuju Ketahanan Pangan.

  • Tahun 2016
  • PKM-K. Judul Proposal : SI NYONG (Beras Ganyong) : Diversifikasi Ganyong Menjadi Alternatif Pengganti Beras Sebagai Solusi Menuju Ketahanan Pangan Indonesia.
  • PKM-AI. Judul Proposal : Makna Budaya Pada Penggunaan Jilbab Di Kalangan Mahasiswi Muslimah Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

Masing-masing ide proposal yang saya dan teman-teman buat juga pastilah tidak didapatkan dengan sekaili jadi. Namun ada beberapa judul PKM yang murni ide dari saya sendiri, ide dari teman saya, maupun idenya yang dipikirkan bersama-sama. Alhasil dari berbagai macam kondisi dalam memikirkan ide judul, akhirnya tersusunlah judul seperti diatas.

Lain halnya memikirkan ide dan membuat proposal PKM berbagai bidang, hingga sampailah pada saat kita mengajukan proposal PKM untuk diuploud juga mempunyai beragam cerita tersendiri. Terlebih pada saat ditahun ketiga dan keempatnya saya mengikuti PKM, dimana ada perubahan proses skema dalam pengajuan proposal PKM. Hal ini didasari adanya proposal PKM yang terlihat kurang rapi maupun ada yang tidak beraturan. Sehingga dari pihak UGM melakukan pembenahan terhadap proposal-proposal yang diajukan. Kalau dilihat-lihat sebenarnya memang tujuannya baik, akan tetapi bagi mahasiswa yang baru mencoba sistem itu akan terasa lama dan melelahkan. Karena berkali-kali kita harus uploud ulang file satu persatu hingga benar-benar proposal itu layak diajukan dan nantinya ketika proposal kita sudah di ACC barulah kita akan diberikan username dan password login untuk uploud proposal PKM kita.

Menanti dan menunggu pengumuman lolos PKM didanai juga pastilah suatu hal yang membuat kami merasa deg-degan. Pasalnya, rasanya akan sangat kecewa dan kesal ketika pada tahun itu tidak ada kegiatan PKM. Hari-hari akan terasa sepi, ketika pada tahun itu tidak ada PKM yang lolos. Namun bersyukurnya, saya termasuk orang yang dapat dikatakan sangat beruntung dalam mengikuti PKM ini, karena dalam kurun waktu tiga tahun lebih saya bisa lolos PKM. Bagi saya kegiatan PKM itu seperti halnya kita sedang bekerja, dari mulai kita menyusun rencana kerja, kemudian pelaksanaan, ada evaluasi dan monitoring, serta tidak lupa adanya pertemuan tim. Selain kita mengerjakan proyek ide tim kami, kami juga ada kegiatan dari kampus untuk melihat kinerja kita selama pelaksanaan atau bisa dikatakan kayak di audit gitu lah. Tapi bagi saya, ada semacam audit atau monitoring bisa memberikan gambaran atau masukan kita ketika kita akan menghadapi presentasi didepan juri nasional. Karena pada saat kita selesai mengejarkan proyek kita dengan waktu yang ditentukan. Setelah itu kita akan dihadapkan dengan juri nasional yang akan menilai hasil akhir program kita.

Hal yang membahagiakan lagi ketika kita diberikan kesempatan untuk lolos PKM PIMNAS, dimana kita nantinya akan bertanding kembali di salah satu kampus di Indonesia. Kegiatan PIMNAS itu nantinya akan ada presentasi program dan ada pembuatan poster. Lain halnya itu, disela-sela kegiatan PIMNAS ada kunjungan wisata juga. Bisa dikatakan itu merupakan sebuah bonus. Telebih lagi ketika kita bisa juara pada saat itu, wah pastinya akan menambah luar biasa lagi pengalaman kita. Dari berbagai perjalanan saya selama mengikuti PKM, rasa-rasanya saya perlu mengabadikan momen-momen ini untuk dijadikan sebuah tulisan dan diterbitkan menjadi buku.

Tulisan ini hanya menggambarkan sebagian kecil dari kegiatan PKM dari apa yang pernah saya ikuti. Namun bagi mahasiswa baru atau mahasiswa yang belum pernah ikut, rasa-rasanya tulisan ini akan membantu kalian dalam memahami apa PKM itu sendiri. Lain halnya itu, didalam tulisan ini juga diharapkan dapat memberikan gambaran kalian agar bisa melakukan pengerjaan PKM secara tim.

Kemudian di tulisan selanjutnya, saya coba akan ceritakan beberapa kegiatan PKM masing-masing bidang yang sampai lolos PKM didanai. jadi, jangan sampe kelewatan cerita saya selanjutnya tentang PKM saya ini ya.

Facebook Comments