Pemuda Desa Sempatkan Silaturrahim Bersama

Sebagai pemuda desa yang mana nantinya akan menjadi penerus generasi selanjutnya memang perlu dibekali untuk saling membudayakan silaturrahmi bersama ke tempat guru ngaji maupun kyai-kyai yang ada di desa kami. Dengan tujuan agar tetap menjaga kebersamaan sesame pemuda dan pastinya memohon doa kepada guru maupun kyai agar dalam menjalani hidup kedepan tetap terjaga imannya. Cenderung apabila pemuda desa notabenenya hampir sebagian merantau ke luar jawa, seperti halnya di Jakarta. Dan keeadaan merantau biasanya cukup rentan dengan kendala untuk orang melaksanakan perintah Alllah SWT. Maka dari itu, hampir setiap tahun kami selalu mengadakan silaturrahim ini.

Titik kumpul awal kami sempat ngobrol terlebih dahulu di salah satu rumah kami. Dengan menikmati hidangan yang ada, akan memberikan kenyamanan tersendiri. Seperti biasa untuk setiap silaturrahim kami langsungkan usai anak-anak silaturrahim keluarga dan almarhum yang ada di kuburan.

Kurang lebih ada sekitar 5 lebih tempat yang kami kunjungi dengan menggunakan motor.

Hingga pada saatnya kami benar-benar istirahat dan sempat mendapatkan siraman rohani dari salah satu ustadz yang ada di desa kami. Inti dari yang disampaikan adalah bagaimana sebagai pemuda harus tetap menjaga rasa imannya dimanapun berada. Pasalnya, hidup ini semata bukan hanyalah untuk mengejar dunia saja melainkan akhirat juga harus dikejar.

Sesi terakhir dimana kami dapat shalat dhuhur bersama dan foto bersama.